Category: Uncategorized

  • Diampu Para Pimred Media Arus Utama, Lomba Jurnalistik Polda Jabar Terjamin Independen

    Pelaksanaan Lomba Jurnalistik Polda Jawa Barat menegaskan komitmen tinggi terhadap independensi dan profesionalisme pers.

    Proses penilaian karya jurnalistik dalam ajang ini diserahkan sepenuhnya kepada dewan juri independen yang diisi oleh para pimpinan redaksi dan redaktur senior media arus utama di Jawa Barat tanpa intervensi sedikit pun dari pihak kepolisian.
    Jajaran dewan juri yang mengawal objektivitas ajang ini terdiri dari : Irwan Natsir – Ketua Dewan Juri (Pimpinan Redaksi Pikiran Rakyat

    Azam Munawar – Anggota Dewan Juri (Pimpinan Redaksi Radar Bandung)

    Brilliant Awal – Anggota Dewan Juri (Redaktur Pelaksana Harian Umum Koran Gala)

    Gin Gin Tigin Ginulur Anggota Dewan Juri (Redaktur Utama Inilahkoran.id)

    Ketua Dewan Juri, Irwan Natsir, menyampaikan apresiasinya atas komitmen Polda Jabar yang memberikan kebebasan mutlak kepada dewan juri selama proses penjurian. Menurutnya, tidak adanya intervensi dari pihak kepolisian menjaga ruh utama jurnalistik, yaitu independensi.

    “Independensi merupakan ruh media. Karena itu kami mengapresiasi Polda Jabar yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri tanpa intervensi dalam menentukan pemenang,” tegas Irwan.

    Ia menjelaskan, seluruh karya yang dinilai merupakan hasil liputan jurnalis media arus utama di Jawa Barat yang disusun sesuai kaidah jurnalistik.

    Topik-topik yang diangkat pun beragam, mulai dari sisi humanis Polri, ketahanan pangan, pemberantasan narkoba, hingga kiprah kepolisian di tengah masyarakat. Irwan berharap ajang ini terus berlanjut untuk mendorong lahirnya karya jurnalistik yang edukatif dan kritis.

    Dalam penganugerahan lomba tersebut, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan para tokoh media profesional sebagai juri menjadi bukti nyata komitmen Polda Jabar untuk terus bersinergi secara terbuka.

    Irjen Pipit menilai media arus utama memiliki peran strategis sebagai benteng penyaji informasi yang faktual dan terverifikasi di tengah maraknya hoaks di media sosial.

    “Dalam penegakan hukum kami tidak bisa bekerja berdasarkan asumsi atau persepsi. Semua harus faktual dan terverifikasi. Begitu juga informasi yang disampaikan kepada masyarakat,” ujar Irjen Pipit, Kamis (30/7/2026)

    Ia juga menegaskan bahwa Polda Jabar tidak anti-kritik dan siap menerima masukan berbasis fakta dari insan pers demi perbaikan pelayanan publik.

    “Kalau memang ada yang perlu dikritisi dan itu berdasarkan fakta, silakan dikritisi. Kami akan memperbaikinya,” lanjutnya.

    Sinergi ini turut didukung oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., yang mengajak seluruh insan pers untuk terus menjadi mitra kritis dan kolaboratif melalui gerakan Jawara, Jaga dan Rawat Jawa Barat

    Bandung 30 Juli 2026

  • Polda Jabar Umumkan Pemenang Lomba Jurnalistik dalam Rangka Hari Bhayangkara ke 80

    Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan insan pers untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., saat penganugerahan Lomba Jurnalistik Polda Jabar, Rabu (29/7/2026)

    Kapolda Jabar mengapresiasi para pemenang dan seluruh peserta lomba jurnalistik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara Polri dan media massa, sekaligus memperkuat kredibilitas, integritas, dan tanggung jawab profesional dalam menyampaikan informasi kepada publik.

    “Kegiatan ini menjadi awal untuk memperkokoh kolaborasi. Ke depan kami ingin menghadirkan berbagai program bersama media agar kemitraan ini semakin kuat,” ujar Irjen Pipit.

    Ia menegaskan media arus utama memiliki peran strategis sebagai penyaji informasi yang mengedepankan objektivitas, verifikasi, serta kepatuhan terhadap kaidah jurnalistik.

    Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, menurutnya, media profesional menjadi benteng penting dalam menangkal hoaks, disinformasi, dan pembentukan opini yang tidak berdasarkan fakta.

    “Dalam penegakan hukum kami tidak bisa bekerja berdasarkan asumsi atau persepsi. Semua harus faktual dan terverifikasi. Begitu juga informasi yang disampaikan kepada masyarakat,” katanya.

    Irjen Pipit menegaskan seluruh jajaran Polda Jabar diinstruksikan tidak menyampaikan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Menurutnya, proses verifikasi menjadi prinsip utama agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

    Ia menilai perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah pola penyebaran informasi. Masyarakat kini dapat merekam dan menyebarkan berbagai peristiwa secara cepat.

    Namun, kondisi tersebut juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi yang belum tentu benar dan berpotensi menyesatkan publik.

    Karena itu, Irjen Pipit berharap media profesional dapat menjadi pelopor literasi informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemberitaan yang akurat, berimbang, dan sesuai fakta.

    “Kami membutuhkan peran jurnalis profesional untuk menjernihkan ruang informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi mitra dalam membangun komunikasi publik yang sehat,” ujarnya.

    Kapolda Jabar juga menegaskan Polda Jabar terbuka terhadap kritik yang konstruktif. Menurutnya, kritik yang disampaikan berdasarkan fakta merupakan bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

    “Kalau memang ada yang perlu dikritisi dan itu berdasarkan fakta, silakan dikritisi. Kami akan memperbaikinya,” katanya.

    Selain itu, Irjen Pipit mengajak media mendukung berbagai program Polda Jabar, termasuk gerakan Jawara (Jaga dan Rawat Jawa Barat) melalui penyebaran narasi positif, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, berharap kolaborasi yang telah terjalin antara Polda Jabar dan insan pers terus ditingkatkan. Menurutnya, kritik yang membangun, masukan yang konstruktif, serta pemberitaan yang profesional menjadi energi positif bagi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    “Kami mengajak seluruh insan pers bersama-sama menjadi Jawara, Jaga dan Rawat Jawa Barat,” ujar Hendra, Kamis (30/7/2026)

    Ketua Dewan Juri lomba jurnalistik, Irwan Nasir, mengapresiasi komitmen Polda Jabar yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri dalam melakukan penilaian. Selama proses penjurian, kata dia, tidak ada intervensi dari pihak mana pun sehingga independensi dan objektivitas tetap terjaga.

    Ia menjelaskan karya yang dinilai berasal dari berbagai media arus utama di Jawa Barat dengan tema kepolisian yang ditulis sesuai kaidah jurnalistik. Beragam karya tersebut mengangkat sisi humanis Polri, ketahanan pangan, pemberantasan narkoba, hingga kiprah kepolisian di tengah masyarakat.

    “Independensi merupakan ruh media. Karena itu kami mengapresiasi Polda Jabar yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri tanpa intervensi dalam menentukan pemenang,” kata Irwan.

    Ia berharap lomba jurnalistik tersebut dapat terus diselenggarakan sebagai upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan media, sekaligus mendorong lahirnya karya jurnalistik yang edukatif, kritis, dan bermanfaat bagi masyarakat.

    Adapun pemenang lomba Juara Jurnalistik dalam memperingati HUT Bhayangkara ini yaitu:

    1. Rahmat Hidayat dari Tribunnews Bogor dengan judul “Kisah Kampung Bebas Narkoba Cikaret Bogor, Bandar Besar Kini Insaf Jadi Peternak Domba Garut”
    2. Jejep Falahul Alam dari Kabar Majalengka.Pikiran Rakyat.Com dengan judul “Ketika Harapan Jadi Ketahanan Pangan”
    3. Dede Adhitama dari BritaSatu.com dengan judul “Dari Layar Ponsel, Pengabdian Tumbuhkan Harapan di Pesisir Mundu

    Bandung 30 Juli 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Sat Res Narkoba Polresta Bogor Kota Ungkap 61 Kasus Narkoba, Selamatkan Lebih dari 382 Ribu Jiwa dari Bahaya Penyalahgunaan Narkotika

    Kota Bogor – Dalam komitmennya memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Kota Bogor, Satuan Reserse Narkoba Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap sebanyak 61 laporan polisi (LP) atau kasus tindak pidana narkoba selama periode 1 Mei hingga 29 Juli 2026. Dari hasil pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan 68 orang tersangka yang saat ini masih menjalani proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    Selain mengamankan para tersangka, Sat Res Narkoba Polresta Bogor Kota juga berhasil menyita berbagai jenis barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang, terdiri dari 328,82 gram ganja, 252,75 gram sabu, 1.276,59 gram tembakau sintetis, 198 gram biang sintetis, 212.782 butir obat keras tertentu (OKT), serta 870 butir psikotropika. Seluruh barang bukti tersebut diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan guna mengungkap jaringan peredaran narkoba yang beroperasi di wilayah Kota Bogor.

    Para tersangka dijerat dengan berbagai ketentuan perundang-undangan sesuai jenis tindak pidana yang dilakukan. Untuk perkara narkotika, penyidik menerapkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman mulai dari pidana penjara hingga 20 tahun, pidana seumur hidup, bahkan pidana mati terhadap pelaku yang memenuhi unsur sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Sementara itu, terhadap penyalahgunaan obat keras tertentu diterapkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 17 tentang Kesehatan, sedangkan penyalahgunaan psikotropika dikenakan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

    Keberhasilan pengungkapan puluhan kasus tersebut merupakan hasil kerja keras Sat Res Narkoba Polresta Bogor Kota yang secara konsisten melakukan penyelidikan, penindakan, dan pengembangan terhadap jaringan peredaran narkoba. Berdasarkan estimasi dari jumlah barang bukti yang berhasil diamankan, upaya tersebut diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 382.467 jiwa, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa, dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkotika.

    Tidak hanya melakukan penegakan hukum, Sat Res Narkoba Polresta Bogor Kota juga terus mengedepankan langkah-langkah preventif melalui koordinasi dan sinergi bersama berbagai instansi terkait, di antaranya TNI, Imigrasi, dan Bea Cukai. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkoba, termasuk mengantisipasi kemungkinan keterlibatan warga negara asing dalam tindak pidana narkotika.

    Polresta Bogor Kota menegaskan bahwa perang terhadap narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan melalui pemberian informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar.

    Polresta Bogor Kota mengimbau seluruh masyarakat agar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan tidak pernah mencoba mengonsumsi maupun mengedarkan barang haram tersebut. Siapa pun yang terbukti terlibat, baik sebagai pengguna maupun pengedar, akan diproses secara tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

    Apabila masyarakat mengetahui adanya dugaan tindak pidana narkotika maupun informasi lain yang berkaitan dengan gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui Layanan Kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis tanpa dipungut biaya. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Kota Bogor dapat terus terjaga sebagai lingkungan yang aman, nyaman, dan terbebas dari ancaman narkoba.

  • Anggota Lalulintas Polsek Bogor Tengah Laksanakan Gatur Lalin, Ciptakan Lalulintas Aman dan Nyaman Bagi Masyarakat

    Kota Bogor-Anggota Lalulintas Polsek Bogor Tengah Polresta Bogor Kota Polda Jabar lakukan giat pengaturan di sejumlah ruas jalan antisipasi kepadatan volume kendaraan.

    Hal itu sesuai arahan kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro.

    “Pengaturan dilakukan dalam rangka antisipasi kemacetan yang disebabkan aktifitas masyarakat meningkat saat pagi, ” ucap Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo, Selasa (28/7/2026).

    “Jl. Dewi Sartika – Simpang Paledang, Jl. M. A Salamun – Simpang Asem, anggota kami siapkan untuk pengaturan apabila terjadi kemacetan di lokasi tersebut

  • Polda Jabar Ungkap Dua Kasus Penipuan Trading Bodong, Kerugian Korban Capai Rp4,86 Miliar

    Polda Jawa Barat mengungkap dua kasus penipuan berkedok investasi trading bodong dengan total kerugian korban mencapai Rp4,86 miliar.

    Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka yang menggunakan modus berbeda untuk menjerat para korbannya.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan kedua kasus memiliki pola yang sama, yakni mengiming-imingi korban dengan keuntungan investasi hingga akhirnya uang korban dibawa kabur.

    Kasus pertama melibatkan tersangka berinisial ZAM yang menargetkan korban asal Cirebon. Pelaku terlebih dahulu berkenalan dengan korban melalui media sosial menggunakan identitas palsu berupa foto perempuan cantik. Modus tersebut dikenal sebagai love scam.

    Setelah hubungan dengan korban terjalin, komunikasi dilanjutkan melalui aplikasi WhatsApp.

    “Pelaku kemudian mengajak korban mengikuti investasi trading yang ternyata merupakan platform bodong,” kata Hendra, di Polda Jabar, Senin (27/7/2026).

    Dir Ressiber Polda Jabar Kombes Pol. Fian Yunus menyatakan bahwa Pada awalnya korban sempat memperoleh keuntungan sehingga semakin percaya dan terus menambah dana investasinya. Namun, saat nilai investasi semakin besar, pelaku membawa kabur seluruh uang korban.

    Korban mengalami kerugian mencapai Rp860 juta. Polisi mengungkap ZAM merupakan warga negara Indonesia yang mempelajari modus love scam dari jaringan kejahatan di Kamboja.

    Sementara itu, kasus kedua melibatkan tersangka berinisial E yang berhasil diamankan di Jakarta. Pelaku merupakan warga Riau yang menawarkan investasi trading melalui tautan situs web kepada korban asal Bandung.

    “Korban kemudian mengikuti investasi tersebut dan menyetorkan dana secara bertahap hingga mencapai Rp4 miliar,” katanya.

    Namun, keuntungan yang dijanjikan tidak pernah dapat dicairkan dan dana korban akhirnya dibawa kabur oleh pelaku.

    Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 45A Ayat (1) juncto Pasal 28 Ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar. Selain itu, keduanya juga dijerat Pasal 51 juncto Pasal 35 UU ITE dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun dan/atau denda paling banyak Rp12 miliar.

    Bandung, 27 Juli 2026

  • Anggota Lalulintas Polsek Bogor Tengah Lakukan Gatur Lalin di Sejumlah Ruas Jalan, Antisipasi Kepadatan di Pagi Hari

    Kota Bogor-Anggota Lalulintas Polsek Bogor Tengah Polresta Bogor Kota Polda Jabar lakukan giat pengaturan di sejumlah ruas jalan antisipasi kepadatan volume saat aktifitas masyarakat meningkat di pagi hari, Senin (26/7/2026).

    Hal itu sesuai arahan kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro sebagai pelayanan terhadap masyarakat.

    “Anggota kami sebar lebar ke beberapa lokasi yang terdampak kepadatan volume kendaraan terutama saat pagi hari,” ucap Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo.

    “Jl. Dewi Sartika, Simpang Paledang, Jl. M.A Salamun, Simpang Asem, lalulintas disiagakan di lokasi terdapampak kepadatan arus lalulintas untuk mengurai apabila terjadi penumpukan kendaraan,” pungkasnya.

  • Polda Jabar Raih Juara 3 Beregu di Piala Kapolri 2026

    Polda Jabar Raih Juara 3 Beregu di Piala Kapolri 2026

    Kontingen Polda Jawa Barat mengukir catatan manis pada Kejuaraan Tenis Piala Kapolri 2026 yang digelar di Lapangan Tenis Gelora, Jakarta, 19–25 Juli 2026. Tampil solid sepanjang turnamen, tim tenis Jawa Barat berhasil mengamankan predikat Juara 3 di kategori Beregu Utama setelah melewati laga-laga sengit melawan tim-tim tangguh dari berbagai Polda dan Satker se-Indonesia.

    Perjalanan tim Beregu Polda Jabar menuju posisi tiga besar tidaklah mudah. Bergabung di Pool C bersama Mabes Polri A dan Jawa Timur A, Polda Jabar tampil gigih di babak penyisihan hingga lolos ke putaran utama. Meski langkah menuju final terhenti di babak semifinal, capaian posisi ketiga ini membuktikan kedalaman skuat serta konsistensi daya juang para personel Polda Jabar.

    Keberhasilan di kategori Beregu semakin lengkap dengan performa gemilang perwakilan Jabar di nomor individu. Di kategori Ganda Eksekutif, KBP Raydian K dari Polda Jabar yang berpasangan dengan KBP M Ali (Lemdiklat Polri) berhasil merebut gelar Juara Utama. Pasangan ini tampil dominan dan mengunci kemenangan di partai final atas duet KBP Syarif / KBP Abilio asal Polda Sulawesi Selatan dengan skor 8-4.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Ajang Piala Kapolri 2026 ini sendiri mempertandingkan empat kategori utama, yakni Beregu, Ganda Eksekutif, Ganda Pamen/Pama/PNS/Bati, serta Ganda Prestasi. Polda Sumatera Utara keluar sebagai juara pertama kategori Beregu, sementara kategori Pamen/Pama/PNS/Bati menempatkan pasangan Budi Handoko / Djujuk (Polda Jateng) di podium tertinggi.

    Raihan Juara 3 Beregu dan trofi Ganda Eksekutif ini menjadi bukti nyata keseriusan Polda Jawa Barat dalam membina potensi olahraga para anggotanya. Selain menjadi ajang pembuktian prestasi, keikutsertaan ini turut mempererat tali silaturahmi serta jiwa korsa antarpersonel Polri dari seluruh penjuru Nusantara.Polda Jabar Raih Juara 3 Beregu di Piala Kapolri 2026

    Kontingen Polda Jawa Barat mengukir catatan manis pada Kejuaraan Tenis Piala Kapolri 2026 yang digelar di Lapangan Tenis Gelora, Jakarta, 19–25 Juli 2026. Tampil solid sepanjang turnamen, tim tenis Jawa Barat berhasil mengamankan predikat Juara 3 di kategori Beregu Utama setelah melewati laga-laga sengit melawan tim-tim tangguh dari berbagai Polda dan Satker se-Indonesia.

    Perjalanan tim Beregu Polda Jabar menuju posisi tiga besar tidaklah mudah. Bergabung di Pool C bersama Mabes Polri A dan Jawa Timur A, Polda Jabar tampil gigih di babak penyisihan hingga lolos ke putaran utama. Meski langkah menuju final terhenti di babak semifinal, capaian posisi ketiga ini membuktikan kedalaman skuat serta konsistensi daya juang para personel Polda Jabar.

    Keberhasilan di kategori Beregu semakin lengkap dengan performa gemilang perwakilan Jabar di nomor individu. Di kategori Ganda Eksekutif, KBP Raydian K dari Polda Jabar yang berpasangan dengan KBP M Ali (Lemdiklat Polri) berhasil merebut gelar Juara Utama. Pasangan ini tampil dominan dan mengunci kemenangan di partai final atas duet KBP Syarif / KBP Abilio asal Polda Sulawesi Selatan dengan skor 8-4.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Ajang Piala Kapolri 2026 ini sendiri mempertandingkan empat kategori utama, yakni Beregu, Ganda Eksekutif, Ganda Pamen/Pama/PNS/Bati, serta Ganda Prestasi. Polda Sumatera Utara keluar sebagai juara pertama kategori Beregu, sementara kategori Pamen/Pama/PNS/Bati menempatkan pasangan Budi Handoko / Djujuk (Polda Jateng) di podium tertinggi.

    Raihan Juara 3 Beregu dan trofi Ganda Eksekutif ini menjadi bukti nyata keseriusan Polda Jawa Barat dalam membina potensi olahraga para anggotanya. Selain menjadi ajang pembuktian prestasi, keikutsertaan ini turut mempererat tali silaturahmi serta jiwa korsa antarpersonel Polri dari seluruh penjuru Nusantara.

  • Jelang Opening Piala Presiden, Polda Jabar Gelar Apel Kesiapan Pengamanan di Stadion Si Jalak Harupat.

    Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Opening Laga Pramusim Piala Presiden sebagai bentuk komitmen dalam menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran pelaksanaan pertandingan yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026)

    Apel kesiapan dipimpin oleh Karoops Polda Jawa Barat Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif, S.I.K., M.Si., didampingi oleh Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldy Subartono. Kegiatan tersebut diikuti oleh personel pengamanan dari unsur Polri beserta instansi terkait yang akan bertugas mengamankan jalannya pertandingan.

    Dalam arahannya, Karoops Polda Jabar menegaskan pentingnya kesiapan seluruh personel, baik dari aspek kekuatan, perlengkapan, maupun pelaksanaan tugas di lapangan. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengecekan terhadap kesiapan personel guna memastikan seluruh anggota siap melaksanakan pengamanan secara optimal.

    Penekanan utama dalam apel disampaikan kepada seluruh personel yang bertugas di pintu-pintu masuk stadion. Setiap petugas diminta melaksanakan pemeriksaan secara ketat terhadap para penonton, khususnya terkait kepemilikan tiket pertandingan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hanya penonton yang memiliki tiket resmi yang dapat memasuki area stadion, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

    Selain pemeriksaan tiket, personel juga diinstruksikan untuk mengedepankan sikap humanis namun tetap tegas dalam menjalankan prosedur pengamanan, sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh penonton maupun peserta pertandingan.

    Melalui apel kesiapan ini, Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk memberikan pengamanan terbaik demi mendukung suksesnya penyelenggaraan opening laga pramusim Piala Presiden, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Turnamen pramusim Piala Presiden 2026 resmi bergulir mulai 25 Juli 2026 dan laga pembuka digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

  • Kapolda Jabar Pastikan Pembukaan Piala Presiden 2026 Berjalan Aman dan Lancar.

    Kapolda Jawa Barat, Irjen. Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., melakukan pengecekan secara langsung kesiapan pengamanan pembukaan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jawa Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait untuk memastikan seluruh rangkaian acara pembukaan turnamen berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran kedua menteri tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan ajang pramusim sepak bola nasional.

    Kapolda Jabar meninjau langsung kesiapan personel pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, hingga sistem pengamanan di dalam dan sekitar stadion. Langkah tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemain, official, tamu undangan, serta ribuan suporter yang memadati Stadion Si Jalak Harupat.

    Irjen Pol. Pipit Rismanto menegaskan bahwa Polda Jawa Barat telah menyiapkan pola pengamanan secara maksimal melalui sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, panitia penyelenggara, dan seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan pembukaan Piala Presiden 2026 berjalan kondusif.

    Selain memastikan kelancaran seremoni pembukaan, Kapolda Jabar juga memantau jalannya pertandingan pembuka yang mempertemukan Persib Bandung melawan Arema FC. Berkat kesiapan pengamanan dan kerja sama seluruh pihak, pertandingan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sehingga para penonton dapat menikmati jalannya laga dengan nyaman.

    Polda Jawa Barat mengapresiasi seluruh masyarakat dan suporter yang telah menjaga ketertiban selama berlangsungnya kegiatan. Diharapkan situasi kondusif ini dapat terus terjaga selama seluruh rangkaian pertandingan Piala Presiden 2026 berlangsung di Jawa Barat.

  • Anggota Lalulintas Polsek Bogor Tengah Lakukan Gatur Lalin di Sejumlah Ruas Jalan, Ciptakan Berkendara Aman dan Nyaman

    Kota Bogor-Anggota Lalulintas Polsek Bogor Tengah Polresta Bogor Kota Polda Jabar lakukan giat pengaturan di sejumlah ruas jalan antisipasi kepadatan volume kendaraan saat weekend dikarenakan wisatawan meningkat memasuki Kota Bogor, Minggu (25/7/2026).

    Hal itu sesuai arahan kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro sebagai pelayanan terhadap masyarakat.

    “Anggota kami sebar lebar ke beberapa lokasi yang terdampak kepadatan volume kendaraan terutama saat pagi hari,” ucap Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo.

    “Jl. Dewi Sartika, Simpang Paledang, Jl. M.A Salamun, Simpang Asem, lalulintas disiagakan di lokasi terdapampak kepadatan arus lalulintas untuk mengurai apabila terjadi penumpukan kendaraan,” pungkasnya.